Sentuhan Kasih 2 Oktober 2021: Malaikat Pelindung, Wujud Kasih Tuhan

PW Para Malaikat Pelindung
Sabtu Pertama dan Sabtu Imam

Bacaan Pertama: Bar 4:5-12.27-29
Mazmur: Mzm 69:33-35.36-37
Bacaan Injil: Luk 10:17-24

MALAIKAT PELINDUNG

Untuk memahami tentang Malaikat Pelindung, saya kembali mengutip KGK 336 yang saya ambil dari website imankatolik.or.id.

336. Sejak masa anak-anak Bdk. Mat 18:10. sampai pada kematiannya Bdk. Luk 16:22. malaikat-malaikat mengelilingi kehidupan manusia dengan perlindungan Bdk. Mzm 34:8; 91:10-13. dan doa permohonan Bdk. Ayb 33:23-24Za 1:12Tob 12:12.. "Seorang malaikat mendampingi setiap orang beriman sebagai pelindung dan gembala, supaya menghantarnya kepada kehidupan" (Basilius, Eun. 3, 1). Sejak di dunia ini, dalam iman, kehidupan Kristen mengambil bagian di dalam kebahagiaan persekutuan para malaikat dan manusia yang bersatu dalam Allah.

Berdasarkan KGK 336, kita dapat mengetahui bahwa Malaikat Pelindung berperan untuk melindungi manusia dari kuasa kegelapan dan membantu doa-doa kita dengan berdoa bagi kita dan naik0turun untuk menghantarkan permohonan kita kepada Allah Bapa di Surga (Kej 28:12 dan Yoh 1:51). Sebagai orang Katolik, kita bersyukur bahwa Tuhan mengirimkan malaikat untuk mendampingi kita sebagai orang beriman untuk menghantar kita kelak kepada Kerajaan Surga. Malaikat memiliki tugas utama menyembah Allah Mahakudus serta menjadi pelindung bagi bangsa (Kel 14:19), wilayah (Kis 16:9), dan pribadi (Kej 24:6). Tugas menyembah Allah Mahakudus dapat "terlihat" pada saat Prefasi, yaitu pada bagian "Bersama para malaikat dan orang kudus, kami memuji Dikau dan dengan segenap hati bernyanyi". Pada saat Kudus dinyanyikan, para malaikat pun bernyanyi bersama kita dengan sangat merdu. Banyak sekali bukti alkitabiah lainnya mengenai kehadiran malaikat yang dapat dilihat pada Alkitab, termasuk ketika mendampingi Tuhan dan mendampingi para murid di dalam pelayanannya.

TENTANG BACAAN

Bacaan Pertama diambil dari Kitab Barukh yang merupakan nama sekretaris Nabi Yeremia. Bacaan ini mengisahkan tentang permohonan agar bangsa Israel di pembuangan dapat segera kembali atau dipulangkan ke Yerusalem. Mereka dibuang karena dosa-dosa yang mereka lakukan kepada Allah, sehingga dalam permohonan ini, Barukh menekankan pentingnya Bangsa Israel untuk bertobat dan berseru kepada Allah karena Ialah Sang Penyelamat. Janda dalam bacaan ini menggambarkan Yerusalem yang ditinggal anak-anaknya, yaitu Bangsa Israel yang mengalami pembuangan. Bacaan Injil diambil dari Kitab Lukas tentang kembalinya ketujuh puluh murid yang menceritakan kesuksesan mereka dalam menumpas kuasa kegelapan dengan menggunakan kuasa yang diberikan melalui nama Yesus. Iblis jatuh menggambarkan bahwa perang yang sedang terjadi sesungguhnya adalah perang Allah melawan iblis, kebaikan melawan kejahatan. Tuhan mengingatkan para murid untuk tetap berfokus pada kemuliaan surgawi yang nilainya lebih tinggi dari pada penumpasan roh jahat. Selanjutnya, Ia, sebagai Pewahyu dari Bapa, mengucap syukur kepada Bapa atas keberhasilan ini. Yesus pun melanjutkan pesan-Nya bahwa kuasa Allah sesungguhnya tidak dapat dibeli oleh kekuasaan, kepintaran, dan harta.

REFLEKSI BACAAN

Kitab Barukh menggambarkan betapa dalam kesedihan Bangsa Israel karena dibuang dari tanah terjanji akibat kesalahan mereka dan betapa dalam kerinduan mereka untuk kembali pulang. Mereka menyadari kegagalan mereka sebagai bangsa yang dipilih Tuhan untuk mempertahankan hukum Tuhan. Di balik kesedihan, tersimpan harapan akan Allah yang menyelamatkan mereka. Dosa artinya menjauhkan diri dari kerahiman dan perlindungan Tuhan. Seharusnya, apabila kita sadar, berada jauh dari Tuhan membuat kita sangat sedih sehingga ada kerinduan kita untuk kembali kepada Tuhan melalui pertobatan, doa, dan silih. Kita harus meyakini diri bahwa Tuhan tidak pernah meninggalkan kita. Di masa ini, Tuhan mengirimkan Roh Kudus dan malaikat pelindung supaya kita diarahkan untuk hidup kudus, sesuai dengan kehendak Allah.

Keberhasilan tujuh puluh murid melawan kuasa setan menjadi tanda betapa hebat kuasa yang diberikan oleh Tuhan Yesus. Sampai saat ini, kuasa setan pun masih gencar untuk menyesatkan jiwa-jiwa, termasuk kita, melalui godaan-godaan untuk berbuat dosa. Oleh karena itu, Tuhan mengirimkan malaikat pelindung untuk membimbing kita dalam pengembangan iman dan pemurnian hati, supaya kita senantiasa berfokus dan berserah kepada-Nya. Mari kita sejak saat ini menyadari malaikat pelindung kita dan berdoa kepadanya untuk melindungi kita.

Ketika kita berhasil mencapai suatu prestasi dan mengalahkan godaan yang menghambat, alangkah indahnya bila kita mengucap syukur atas kebaikan-Nya. Keberhasilan kita selalu mempunyai arti dan maksud di baliknya, yaitu bagaimana kemuliaan Allah diwartakan kepada orang lain. Oleh karena itu, mari kita ingat bahwa di dunia ini, seberapa kaya, seberapa tinggi jabatan, seberapa terkenalnya kita, kita tetap bukanlah siapa-siapa selain menjadi alat Tuhan untuk mewartakan kasih.

Apakah kita masih membanggakan keberhasilan kita atas usaha diri sendiri?
Apakah kita sadar bahwa kita adalah alat pewarta kebaikan Tuhan?
Apakah kita sadar akan kehadiran Malaikat Pelindung di dalam kehidupan kita?

DOA

Ya Yesus yang baik, kami ingin mengucap syukur atas kebaikan-Mu di dalam hidup kami. Terima kasih karena Engkau telah mengirimkan malaikat pelindung kepada kami untuk membimbing kami di dalam kehidupan ini. Kiranya kami senantiasa menyadari kasih-Mu selalu, supaya kami senantiasa berbahagia di dalam menjalani kehidupan ini. Malaikat pelindung kami, doakanlah kami.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Kumpulan Doa Katolik Untuk Menghadapi Kekuatan Jahat

Kumpulan Doa Katolik Untuk Beberapa Intensi

Doa Memorare (Ingatlah, ya Perawan Maria)